160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Menyulap Lensa Ponsel Jadi “Mesin Cuan” Serunya Mahasiswa FEBI IAIN Papua Membidik Peluang di Era Digital

Lupakan kamera studio belasan juta rupiah. Untuk memenangkan persaingan bisnis di era digital, senjata utamanya ternyata sudah ada di genggaman tangan para mahasiswa ini setiap hari yakni sebuah smartphone.
750 x 100 AD PLACEMENT

Ligakampus.id – Suara cekrek dari puluhan kamera ponsel bersahut-sahutan memecah suasana di Aula Perpustakaan IAIN Fattahul Muluk Papua, Jayapura, Kamis (11/06/2026).

Siang itu, tak ada wajah yang berkerut memikirkan teori rumit di dalam kelas. Yang ada hanyalah raut sumringah, diskusi renyah, dan sesekali decak kagum saat layar sentuh mereka menampilkan hasil jepretan yang tak kalah dengan jepretan kamera studio profesional.

Puluhan  mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), tengah tenggelam dalam keseruan Pelatihan Kewirausahaan Syariah.

Diusung lewat kolaborasi ciamik antara FEBI, KOMDIGI, dan berbagai mitra, acara ini jauh dari kesan seminar yang kaku.

750 x 100 AD PLACEMENT

Panitia sepertinya tahu betul apa amunisi yang paling dibutuhkan anak muda untuk bertahan di era modern: keahlian membuat konten digital.

Kala Smartphone Mengalahkan Kamera Mahal

Puncak antusiasme peserta meledak saat masuk ke sesi materi inti. Syarifuddin Muin, S.Pd., atau yang akrab disapa Arhie, mengambil alih panggung.

Sebagai fotografer profesional,  founder Asa Digital, sekaligus pandu digital komdigi, Arhie tak datang untuk memamerkan peralatan kamera belasan juta rupiah. Ia justru membawa ‘sihir’ ke benda sederhana yang digenggam para mahasiswa setiap hari, yaitu smartphone.

Di tangannya, ponsel pintar disulap menjadi alat produksi konten yang siap menghasilkan uang.

750 x 100 AD PLACEMENT

Para mahasiswa diajak “berkenalan” kembali dengan gawai mereka melalui sesi praktik langsung (hands-on).

Mereka membongkar fitur-fitur tersembunyi pada kamera ponsel yang selama ini sering diabaikan. Arhie dengan luwes membagikan jurus andalannya: menundukkan cahaya.

Ia membuktikan bahwa dengan memanipulasi sinar matahari (cahaya alami) atau sekadar menggunakan pencahayaan buatan yang sederhana, sebuah produk dagangan bisa terlihat “hidup” dan mewah.

Tak lupa, teknik Rule of Thirds, penentuan angle, hingga styling produk diajarkan agar hasil foto memiliki nilai jual yang tinggi secara estetika.

750 x 100 AD PLACEMENT

Bukan Sekadar Estetika, tapi Modal Usaha

Bagi mahasiswa yang merintis usaha kecil-kecilan, ilmu ini bagaikan oase di tengah padang pasir. Menghemat bujet pemasaran namun tetap bisa tampil menawan di etalase media sosial adalah kuncinya.

“Saya sangat senang dan tidak menyangka ternyata kamera handphone kita bisa bikin foto produk sekeren ini!” seru salah satu mahasiswi dengan mata berbinar.

Sambil memamerkan hasil jepretannya ke teman di sebelahnya, ia melanjutkan, “Selama ini saya bingung bagaimana cara foto jualan saya supaya menarik. Ternyata ada trik-trik mudahnya.”

Keceriaan terus menular. Sepanjang sesi praktik, para mahasiswa saling bertukar hasil foto objek yang telah disiapkan panitia.

Mereka saling memberi masukan, mengoreksi angle, dan tertawa lepas bersama setiap kali berhasil menciptakan foto yang membuat orang lain berucap, “Wah!”

Bukan Sekadar Pose, Tapi Semangat Baru! Keseruan tergambar jelas dari raut wajah mahasiswa FEBI IAIN Papua usai membedah tuntas trik fotografi produk lewat kamera smartphone. Puluhan wirausahawan muda syariah kini siap unjuk gigi di etalase digital!

Bagi FEBI IAIN Fattahul Muluk Papua, riuhnya tawa di perpustakaan hari itu adalah sebuah investasi masa depan. Lewat pelatihan bertema “Membangun Jiwa Wirausaha yang Kreatif, Inovatif, dan Berdaya Saing di Era Digital Berbasis Nilai-nilai Syariah” ini, ada harapan besar yang sedang dipupuk.

Kaprodi Ekonomi Syariah, Shinta Abdul Rahman, M.Si., bersama Wakil Dekan 1 FEBI, Dr. Moh. Syarifudin, M.EI., melihat kegiatan ini sebagai batu loncatan.

Mereka berharap acara ini tak sekadar membekali keahlian teknis fotografi, melainkan mampu menyuntikkan semangat baru bagi para pemuda Papua.

Harapannya jelas: mencetak wirausahawan muda yang tangguh, yang siap “bertarung” dan bersaing di pasar digital dengan kreativitas tanpa batas, namun dengan kaki yang tetap berpijak kuat pada nilai-nilai syariah.

Kini, di tangan mereka, lensa kamera ponsel bukan lagi sekadar alat untuk pamer gaya hidup, melainkan jendela menuju kesuksesan finansial. (Paulus Jufu)

750 x 100 AD PLACEMENT
You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT