160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Menata Keuangan, Menguatkan Usaha: Membangun UMKM Mama-Mama Skouw Yambe yang Tangguh dan Berdaya Melalui Sosialisasi Pencatatan Keungan dan Pemasaran Digital

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, saat KKN di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.
750 x 100 AD PLACEMENT

Oleh: Hesty Theresia Salle, SE., M.Ak., Ak,  Hanifah Diah Indryani Rahmawati, Elisabeth Yuliana Bubui, Ruth Grazela Repasi, Nuryati Worumi, Brigitha Nayla Najzwa Tasik, Jonathan Rexy Pantouw, Christofol Cesar Bubang, Elcha Marzela Yapsenang

PROLOG

Indonesia negara kaya memiliki sumber daya alam yang terdiri dari lautan, matahari, pantai dan daratan yang kalau dikelola dengan benar dapat memberikan keuntungan besar bagi negara. Salah satu pendayagunaannya adalah dengan menciptakan daerah tersebut menjadi tempat sarana destinasi wisata. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan sumber daya yang eksotis menjadi tempat pariwisata. Kita tahu bahwa sektor pariwisata sangat berperan dalam pembangunan nasional, sebagai tambahan sumber penghasil devisa, meratakan dan meningkatkan kesempatan kerja serta pendapatan masyarakat. (Setiawan, n.d.) Skouw Yambe adalah salah satu kampung dengan tempat wisata yang sangat kaya dan potensi alam yang sangat indah, Kampung Skouw Yambe berlokasi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua. Terdapat banyak potensi yang dapat dikembangkan di kampung ini, berfokus pada sektor pariwisata dan kelapa, kampung ini cukup strategis dan terletak pada kawasan pesisir pantai. Bukan hanya didukung oleh keindahan alamnya yang sangat mempesona tetapi budaya dari masyarakat kampung setempat juga menjadi salah satu kekayaan budaya yang masih dipertahankan dan sangat bernilai dalam mendukung pertumbuhan ekonomi pada kampung Skouw Yambe.

Mengacu pada hasil pemetaan potensi yang telah dikembangkan, Kampung Skouw Yambe diketahui memiliki sumber daya yang cukup optimal, seperti ketersediaan air bersih, mata pencaharian utama sebagai nelayan, petani, pelaku UMKM, pengrajin, yang dapat menjadi kekuatan dalam pembangunan ekonomi lokal kampung Skouw Yambe. Kampung ini juga mendapatkan dukungan pembiayaan dana desa dan berbagai program bantuan dari dinas sosial dengan tujuan untuk membantu pemerintah kampung dan masyarakat agar dapat memanfaatkan dan mengembangkan usaha-usaha yang sedang berjalan.

750 x 100 AD PLACEMENT

BUMKam Pasifik Raya sebagai badan usaha milik kampung telah berdiri dari tahun 2022 sampai saat ini masih belum berjalan normal, sehingga diperlukan perhatian khusus dari pemerintah kampung agar dapat mengoptimalisasi aspek pengelolaan, administrasi, serta pengembangan unit usaha. Proses tersebut diharapkan karena mampu mendukung pemanfaatan potensi pariwisata, pengelolaan perkebunan kelapa sebagai pendapatan ekonomi kampung. Dengan strategi yang lebih baik, BUMKam Pasifik Raya dapat berperan sebagai penggerak perekonomian kampung sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung Skouw Yambe.

Isi (Refleksi dan Aksi)

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, ditemukan bahwa kampung skouw yambe memiliki sangat banyak potensi yang dapat dikembangkan. Namun, kurangnya pengetahuan terhadap pengelolaan sumber daya lokal, pencatatan keuangan dan pemahaman tentang pemasaran secara digital sehingga potensi yang ada belum dapat dikembangkan dengan optimal, hal tersebut menjadi pokok permasalahan utama bagi BUMkam Pasifik raya, Salah satu unit usaha yang dapat dikelola oleh BUMkam adalah Virgin Coconut Oil (VCO). Minyak kelapa murni atau Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak yang terbuat dari  bahan  utama  kelapa  melalui  berbagai  tahapan  pengolahan,  yang  memiliki  manfaat selain  dapat  menambah  daya  tahan  tubuh  juga  dapat  membantu  mempercepat  proses penyembuhan. (Permata et al., 2024) Namun, kurangnya perhatian khusus dari pemerintah yang menyebabkan usaha ini tidak berjalan dengan baik dan menjadi usaha perorangan bagi UMKM.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, saat KKN di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.

Berdasarkan pengamatan selama kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Skouw Yambe, Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Pasifik Raya memiliki potensi pengembangan yang signifikan, khususnya di sektor perkebunan kelapa dan pariwisata. Namun, masih terdapat kendala dalam pengelolaan usaha, terutama terkait administrasi keuangan dan pemasaran. Para mama-mama pelaku usaha masih kesulitan dalam pencatatan keuangan, sehingga menyulitkan pihak pengelola dalam memantau arus kas, pendapatan, dan biaya operasional usaha. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital untuk sistem pemasaran dan pembayaran masih belum optimal.

750 x 100 AD PLACEMENT

Sebagai bagian dari kontribusinya dalam mendukung pengembangan BUMKam Pasifik Raya, Kami mengadakan sesi sosialisasi mengenai pentingnya menjaga pencatatan keuangan yang sederhana, tertib, dan transparan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengurus BUMKam mengenai cara mencatat transaksi keuangan, menyusun laporan pemasukan dan pengeluaran, serta mengelola keuangan usaha, sehingga hal-hal tersebut dapat menjadi dasar pengambilan keputusan.

Selain itu, kami juga memberi pemahaman mengenai pemasaran digital sebagai strategi untuk memperkuat daya saing usaha BUMKam. Sesi tersebut membahas pentingnya memanfaatkan media digital guna memperluas jangkauan promosi, serta penggunaan sistem pembayaran nontunai melalui QRIS. Penerapan QRIS diharapkan dapat mempermudah transaksi pelanggan, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan mendukung pengelolaan keuangan yang lebih transparan dengan dokumentasi yang memadai.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan pengurus BUMKam Pasifik Raya akan menerapkan sistem pencatatan keuangan yang lebih baik serta memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan usaha dan pemasaran. Dengan demikian, BUMKam diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas peluang pasar, dan mendorong pertumbuhan pendapatan, sehingga turut berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Skouw Yambe.

Epilog

750 x 100 AD PLACEMENT

Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Skouw Yambe memberikan pengalaman praktis dan pelajaran berharga mengenai pentingnya memanfaatkan potensi lokal melalui penguatan kelembagaan Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam). Kampung Skouw Yambe memiliki potensi besar khususnya di sektor perkebunan kelapa dan pariwisata yang jika dikelola secara efektif, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun, mewujudkan potensi tersebut memerlukan sistem manajemen yang tangguh, administrasi yang tertata, serta strategi pemasaran yang mampu mengikuti perkembangan teknologi.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih, saat KKN di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua.

Melalui program KKN ini, kami berupaya memberikan kontribusi nyata dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencatatan keuangan yang sederhana, transparan, dan akuntabel, serta memperkenalkan pemasaran digital melalui penerapan sistem pembayaran QRIS. Inisiatif-inisiatif ini bertujuan menjadi titik awal bagi pengelolaan BUMKam Pasifik Raya untuk memperbaiki tata kelola usaha, memperluas akses pasar, serta mempermudah transaksi bagi warga setempat maupun wisatawan. Keberhasilan pengembangan BUMKam tidak hanya bergantung pada program yang dilaksanakan selama KKN, tetapi juga pada komitmen dan kerja sama berkelanjutan antara pemerintah kampung, pengurus BUMKam, dan masyarakat. Oleh karena itu, hasil kegiatan KKN ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi program-program mendatang, sehingga BUMKam Pasifik Raya dapat berkembang menjadi lembaga ekonomi kampung yang mandiri, profesional, dan berdaya saing. Dalam konteks tersebut, dapat menghadirkan kebutuhan pencatatan yang lebih kompleks, terutama dalam membedakan pendapatan bruto, biaya transaksi, serta dana bersih yang benar-benar diterima oleh pelaku usaha. (Dan et al., 2026)

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Kampung Skouw Yambe diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang dan memicu perbaikan tata kelola BUMKam. Dengan semangat kerja sama, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat, diharapkan potensi desa dapat dimanfaatkan secara optimal demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

Penulis adalah Dosen Pendamping Lapangan dan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih

750 x 100 AD PLACEMENT
You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT