JAYAPURA, LIGAKAMPUS.id– Memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober, Unit Pelaksana Akademik (UPA) Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Cenderawasih (UNCEN) menginisiasi gerakan SUMPAH PEMUDA (Sinergi untuk Mahasiswa Pencipta Aplikasi Handal oleh PEMUDA) melalui kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (KOMDIGI RI), BlockDev Indonesia, serta Upbit.
Inisiatif ini diwujudkan melalui seminar kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan workshop pengembangan aplikasi yang berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNCEN. Kegiatan tersebut bertujuan mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta inovasi digital melalui aplikasi yang mereka kembangkan sendiri.
Sebanyak 132 mahasiswa dari Universitas Cenderawasih dan International University Papua (IUP) mengikuti kegiatan ini. Para peserta mendapatkan wawasan mengenai perkembangan teknologi AI sekaligus kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan ide dan prototipe menjadi aplikasi yang lebih matang, fungsional, dan berpotensi dikembangkan menjadi produk digital.
Salah satu fokus kegiatan adalah pengembangan aplikasi karya mahasiswa melalui proyek DAPUR PAPUA, sebagai bagian dari upaya membangun kreativitas, inovasi, dan kewirausahaan digital di kalangan mahasiswa Papua.
Ketua UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan UNCEN, Kurniawan Patma, menyampaikan bahwa inisiasi SUMPAH PEMUDA merupakan momentum untuk menerjemahkan semangat Sumpah Pemuda ke dalam karya dan inovasi nyata.
“Semangat Sumpah Pemuda harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Mahasiswa Papua harus memiliki keberanian untuk menciptakan teknologi, mengembangkan aplikasi, dan menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat. Kami ingin mendorong agar ide dan prototipe karya mahasiswa tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi terus dikembangkan menjadi aplikasi yang memiliki manfaat dan nilai ekonomi,” ujarnya.

Melalui kolaborasi dengan KOMDIGI RI, BlockDev Indonesia, dan Upbit, UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan UNCEN berharap mahasiswa memperoleh wawasan, pendampingan, dan jejaring yang mendukung pengembangan kompetensi digital serta kesiapan mereka memasuki dunia kerja dan membangun usaha rintisan berbasis teknologi.
Zahra Irawan dari BlockDev Indonesia menekankan pentingnya pendampingan dalam membawa karya mahasiswa dari tahap prototipe menuju aplikasi yang dapat digunakan dan dikembangkan secara berkelanjutan.
“Mahasiswa memiliki banyak ide kreatif yang berpotensi menjadi solusi digital. Tantangannya adalah bagaimana mengembangkan ide tersebut menjadi aplikasi yang benar-benar berfungsi dan menjawab kebutuhan pengguna. Melalui workshop ini, kami ingin membantu mahasiswa memahami proses pengembangan aplikasi secara lebih terarah dan mendorong mereka untuk terus berinovasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Irvan Tisnabudi dari Upbit menyoroti pentingnya kemampuan generasi muda dalam memahami perkembangan teknologi dan melihat peluang di tengah transformasi ekonomi digital.
“Generasi muda perlu membekali diri bukan hanya dengan pengetahuan teknologi, tetapi juga dengan kemampuan melihat peluang, memahami kebutuhan pengguna, dan menciptakan solusi yang memiliki nilai. Semangat belajar dan keberanian berinovasi menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam ekosistem digital,” ujarnya.

Inisiasi SUMPAH PEMUDA diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun gerakan kolaboratif yang mendorong lahirnya mahasiswa pencipta aplikasi yang andal, inovatif, dan berjiwa wirausaha. Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa kemajuan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh penguasaan pengetahuan, tetapi juga oleh kemampuan menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat.
Melalui gerakan ini, UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan UNCEN berupaya memperkuat ekosistem inovasi digital di Papua dengan mendorong aplikasi karya mahasiswa agar berkembang dari ide dan prototipe menjadi produk digital yang berkelanjutan.
Dari mahasiswa, lahir inovasi. Dari Papua, tumbuh solusi digital untuk masa depan. (*)