160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Dukung Ekonomi Hijau, UNINGRAT Papua Menghadirkan Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Teknologi Tepat Guna dan Sistem Informasi Bagi Petani di Arso IX Keerom

Dosen Universitas Doktor Husni Ingratubun Papua yang bekerja sama dengan Kelompok Tani Tunas Muda di Arso IX, Kabupaten Keerom, Papua.
750 x 100 AD PLACEMENT

Universitas Doktor Husni Ingratubun (UNINGRAT) Papua menghadirkan Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Teknologi Tepat Guna dan Sistem Informasi bagi petani di Desa Arso IX, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua.

JAYAPURA, LIGAKAMPUS.id- Dosen dan mahasiswa Universitas Doktor Husni Ingratubun (UNINGRAT) Papua melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Hibah Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM) Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Arso IX, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua pada tanggal 30-31 Juli 2026.

Adapun tim dosen yang terlibat dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah Rabiatul Adawiyah, S.Pd., M.Ed, selaku ketua tim, Nelly Austin Fonataba, S.E., M.Ak, dan Andi Gita Novianti, S.Kom., M.T, selaku anggota tim. Selain itu, kegiatan PKM ini juga melibatkan beberapa mahasiswa.

Wilayah Arso, Kabupaten Keerom sendiri merupakan wilayah dengan karakteristik utama sebagai kawasan pertanian rakyat yang berkembang. Sebagian besar masyarakat mengantungkan aktivitas ekonomi pada sektor pertanian tanaman pangan dan hortikultura yang dikelola secara berkelompok melalui kelompok tani.

750 x 100 AD PLACEMENT

Baca juga: BUMKam Fate Kampung Skouw Mabo: Menata Kelembagaan, Menggerakkan Potensi Kampung

Melihat realita ini, program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat hadir untuk membawa pendekatan lintas disiplin ilmu yang mana menggabungkan keahlian pendidikan, akuntansi dan ilmu komputer dari Universitas Doktor Husni Ingratubun (UNINGRAT) Papua bersama keterlibatan aktif dari mahasiswa.

Langkah ini menjadi sebuah bentuk komitmen nyata dalam menjawab tantangan lingkungan lokal sekaligus menggerakkan roda perekonomian kelompok tani tunas muda di desa Arso IX melalui konsep Green Economy (Ekonomi Hijau) yang berwawasan lingkungan dan penerapan teknologi tepat guna dan sistem informasi digital.

Dosen Universitas Doktor Husni Ingratubun Papua yang bekerja sama dengan Kelompok Tani Tunas Muda di Arso IX, Kabupaten Keerom, Papua, melakukan pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna.

Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UNINGRAT Papua, Rabiatul Adawiyah, S.Pd., M.Ed menjelaskan bahwa Universitas Doktor Husni Ingratubun (UNINGRAT) Papua berupaya memberikan solusi terhadap permasalahan pengelolaan sampah organik yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

750 x 100 AD PLACEMENT

Baca juga: Menggali Potensi, Membangun Kemandirian: Penguatan BUMKam Ja’a Nene di Kampung Skouw Sae

“Kami menghadirkan teknologi komposter untuk mengolah limbah organik menjadi kompos padat dan pupuk organik cair yang dapat dimanfaatkan kembali dalam kegiatan pertanian, sekaligus mendukung penerapan ekonomi hijau,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (15/8/2026).

Rabiatul menambahkan, pihaknya juga sedang menyelesaikan pengembangan Sistem Informasi Kelompok Tani sebagai sarana digital guna mempermudah pengelolaan administrasi dan informasi kelompok.

“Melalui pendampingan, pelatihan, dan penerapan teknologi tepat guna, kami berharap inovasi ini dappat dimanfaatkan secara mandiri dan berkelanjutan oleh masyarakat sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan kelompok tani serta lingkungan,” ujarnya.

750 x 100 AD PLACEMENT
Dosen Universitas Doktor Husni Ingratubun Papua yang bekerja sama dengan Kelompok Tani Tunas Muda di Arso IX, Kabupaten Keerom, Papua membuat pengelolaan sampah terpadu berbasis teknologi tepat guna, mendukung ekonomi hijau.

Sementara itu, Sekretaris Kelompok Tani Tunas Muda Desa Arso IX, Warsito mengatakan bahwa kelompok tani sangat terbantu dengan adanya program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Doktor Husni Ingratubun (UNINGRAT) Papua.

Baca juga: Semangat Kebersamaan dan Partisipasi Jadi Kunci Keberhasilan BUMkam Yabu Eruwok di Kampung Baburia Keerom

“Melalui kegiatan ini kami tidak hanya memperoleh pengatahuan tentang cara pengolah sampah organik menjadi kompos padat dan pupuk organik cair, tetapi juga memahami pentingnya memanfaatkan teknologi untuk mendukung kelompok tani,” katanya.

Menurut Warsito, teknologi komposer yang diberikan sangat bermanfaat karena dapat mengurangi limbah organik sekaligus menghasilkan pupuk yang dapat dimanfaatkan kembali di lahan pertanian.

“Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut, sehingga kelompok tani kami semakin mandiri, produktif, dan mampu menerapkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan,” ungkapnya. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT
You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT