160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Hadiri Kegiatan Fisip Calling Alumni, Elisa Kambu Mengisahkan Perjalanannya Dari Kampus Hingga Menjadi Bupati dan Gubernur

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, saat berbagi kisah kasih disela-sela kegiatan Fisip Calling Alumni, Fisip Uncen, Jayapura, Papua, Sabtu (8/8/2026).
750 x 100 AD PLACEMENT

JAYAPURA, LIGAKAMPUS.ID- Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu menghadiri langsung kegiatan Fisip Calling Alumni yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik bersama Ikatan Alumni Fisip Universitas Cenderawasih di Gedung Administrasi Manajemen Perkantoran (AMP), Fisip Uncen, Jayapura, Papua, Sabtu (8/8/2026).

Dalam sesi sharing “Kisah Kasih”, Gubernur Elisa merasa bersyukur bisa menyelesaikan pendidikan di Program Studi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,  Universitas Cenderawasih (Fisip Uncen).

“Saya beruntung bisa kuliah di Kampus Fisip Uncen. Pengalaman di kampus itulah yang membawa saya me1njadi Gubernur saat ini,” katanya dihadapan para alumni yang hadir.

Gubernur Elisa menjelaskan bahwa dirinya merupakan anak kampung dari Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya yang saat itu memiliki cita-cita seperti anak-anak pada umumnya untuk menyelesaikan pendidikan di Universitas Cenderawasih.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Saya ini anak Yatim, tapi puji Tuhan bisa kuliah dan selesai di Fisip Uncen,” ucapnya mengenang perjalannya dari SD, SMP, SMA, hingga menyelesaikan sarjana (S1) di Kampus Orange, Universitas Cenderawasih.

Mantan Bupati Asmat dua periode ini mengisahkan perjalanannya selama kurang lebih 6 tahun mengenyam pendidikan di Fisip Uncen, yakni pernah menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Administrasi Negara, Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Fisip Uncen, hingga dipercaya menjadi Ketua Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT) Universitas Cenderawasih.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, selaku alumni Fisip Uncen, saat hadiri kegiatan Fisip Calling Alumni, Sabtu (8/8/2026). Elisa Kambu bersyukur bisa menyelesaikan pendidikan sarjana di Fisip Uncen.

Selain aktif sebagai aktivis di Kampus Uncen, Gubernur Elisa juga aktif sebagai anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Jayapura. Pengalaman selama di dalam kampus dan di luar kampus inilah yang mengantarkannya mengemban beberapa jabatan strategis, seperti Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asmat, Bupati Asmat dua periode, hingga kini dipercaya masyarakat sebagai Gubernur Provinsi Papua Barat Daya periode 2025-2030.

“Saya ini paripurna di kampus ini (Fisip Uncen). Selain itu, saya juga aktif di GMKI Jayapura. Saya bangga sebagai alumni Fisip Uncen,” ujar Gubernur kelahiran 12 Maret 1964 itu .

750 x 100 AD PLACEMENT

Terbuka untuk Semua Orang

Selama kuliah, hingga bekerja sebagai birokrat, hingga mengemban tugas politik sebagai bupati dan gubernur, Elisa Kambu memiliki prinsip hidup yang menjadi pegangannya selama ini, yakni terbuka untuk semua orang.

“Saya punya prinsip, yakni di mana bumi di pijak, di situ langit harus dijunjung. Saya juga jadikan mata kuliah yang saat itu kami belajar, yakni Kepemimpinan Situasional sebagai pegangan saya selama ini dalam mengemban tugas yang dipercayakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur Elisa memberikan apresiasi dan penghargaan kepada semua dosen dan tenaga pendidikan, terutama alumni yang telah berkomitmen untuk kembali mengajar dan mengabdi di Kampus Fisip Uncen, guna mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) orang asli Papua.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Kita harus ada komitmen bersama untuk kampus ini. Pertama, jangan sampai kita eforia, tetapi kita harus mempersiapkan diri untuk berkompetisi dengan kampus-kampus lain yang ada di tanah Papua dan di Indonesia,” jelasnya.

“Kita harus tetap optimis. Karena Tuhan pasti menolong kita. Tugas kita, baik dosen, alumni dan mahasiswa adalah bersama-sama membangun kampus ini, agar bisa lebih maju kedepan,” tutup Gubernur Elisa.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu bersama Dekan Fisip bersama seluruh civitas akademik Uncen dan juga alumni, saat foto bersama disela-sela kegiatan Fisip Calling Alumni, Sabtu (8/8/2026).

Profil Singat Elisa Kambu

Dikutip dari wikipedia, Elisa Kambu lahir 12 1Maret 1964 di Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya.

Elisa Kambu merupakan politisi dan mantan birokrat Indonesia. Ia merupakan Gubernur Papua Barat Daya periode 2025-2030.

Sebelum menjadi gubernur, Elisa pernah menjabat Bupati Asmat 2 periode, yakni 2016-2021 dan periode 2021-2025.

Elisa Kambu menyelesaikan pendidikan sekolah dasar (SD) di SD YPK Arus Ayamaru pada tahun 1981.

Ia lalu menyelesaikan pendidikan sekolah menengah pertama (SMP) di SMP Negeri Ayamaru pada 1984 dan sekolah menengah atas (SMA) di SMA Negeri 413 Sorong pada tahun 1987.

Setelah itu, ia meraih gelar Sarjana Sosial dari Jurusan Administrasi Negara FISIP Universitas Cenderawasih pada tahun 1994.

Elisa mengawali karier sebagai tenaga pendamping program dari Bappenas, sebelum akhirnya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha Sekretariat Daerah Kabupaten Merauke, Kepala Distrik Fayit, dan Kepala Distrik Agats selama enam tahun.

Pada 2010, Elisa diangkat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Asmat, sebelum kemudian terpilih sebagai Bupati Asmat pada 2016 dan memimpin Kabupaten Asmat selama dua periode atau 10 tahun.

Setelah itu, adanya pemekaran, Elisa kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur Papua Barat Daya pada Pilkada 2025 lalu dan terpilih menjadi orang nomor satu di provinsi termuda di Indonesia itu. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT
You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT