TAMBRAUW, LIGAKAMPUS.id- Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya (MRP PBD), Vincentius Paulinus Baru, ST., M.URP dalam perjalanannya dari Kota Sorong ke Kabupaten Tambrauw melalui jalur darat melihat langsung kondisi jalan jalur provinsi dibeberapa lokasi yang mengalami kerusakan cukup parah.
Salah satunya jalan di Kampung Seakwa, Distrik Miyah, Kabupaten Tambrauw yang rusak parah, sehingga memang membutuhkan penanganan secepatnya. Apalagi jalan ini sering digunakan oleh masyarakat dari wilayah Distrik Amberbaken Raya, Kebar Raya dan beberapa distrik lainnya, seperti Senopi dan Distrik Miyah ke Distrik Fef, ibu Kota Kabupaten Tambrauw dan Kota Sorong.
Oleh karena itu, Paulinus meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Papua Barat Daya agar mengerahkan alat berat untuk memperbaiki jalan rusak parah yang ada di Kampung Seakwa, Distrik Miyah, Kabupaten Tambrauw.
Baca juga: Perkuat Konektivitas Papua Barat Daya, MRP PBD Minta Bandara Perintis di Amberbaken Diaktifkan
“Ini kan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Tambrauw dengan Kabupaten Sorong, Kota Sorong dan Kabupaten Manokwari, sehingga untuk beberapa jalan yang rusak berat dan rawan seperti yang ada di Kampung Seakwa, Distrik Miyah ini bisa diperbaiki,” katanya saat meninjau langsung kondisi jalan di kampung tersebut, Kamis (27/8/2026).

Dalam rangkaian kegiatan Penyaluran Aspirasi dari masyarakat adat, agama, kaum perempuan dan masyarakat pada umumnya di wilayah Kabupaten Tambrauw, Paulinus berharap jalan sepanjang Distrik Miyah, Kabupaten Tambrauw yang rusak parah bisa segera diperbaiki, sehingga aktivitas masyarakat menggunakan transportasi melalui jalan darat tidak terganggu.
“Untuk keselamatan dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Tambrauw tidak terganggu, kami harapkan alat berat milik Pemprov Papua Barat Daya bisa dikerahkan untuk memperbaiki jalan yang rusak parah dan rawan, guna keselamatan masyarakat yang melintas,” ujarnya.
Paulinus berharap, Dinas PU Provinsi Papua Barat Daya dan PU Kabupaten Tambrauw untuk menggerahkan alat berat, guna memperbaiki jalan yang rusak berat disepanjang Distrik Miyah, sehingga aktivitas masyarakat yang sering menggunakan transportasi darat bisa merasa aman dan nyaman. (*)