RAJA AMPAT- Anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya (MRP PBD), ,Kartini Ekanden Mansmoor melaksanakan kegiatan Penyaluran Aspirasi Masyarakat Adat, Umat Beragama, Kaum Perempuan dan Masyarakat Pada Umumnya tentang Perencanaan, Penganggaran dan Penggunaan Dana Otonomi Khusus Papua di Distrik Teluk Mayabilit, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, Kamis 27 Agustus 2026.
Kegiatan penyaluran aspirasi ini menghadirkan berbagai pihak, seperti perwakilan distrik, kampung-kampung, sekolah, pelayanan kesehatan (puskesmas), tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda yang ada di wilayah Distrik Teluk Mayabilit, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.
Tujuan dari kegiatan penyaluran aspirasi ini adalah anggota MRP PBD mendengarkan secara langsung aspirasi dari setiap instansi dan perwakilan masyarakat, terkait perencanaan, penganggaran dan penggunaan dana Otsus yang selama ini berjalan di Kabupaten Raja Ampat, khususnya di Distrik Teluk Mayabilit.
Baca juga: Anggota MRP PBD Krispinus Tuturop Lakukan Penyaluran Aspirasi Tentang Otsus di Distrik Sorong Kota
Adapun penyaluran aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan masyarakat, berupa program afirmasi pendidikan bagi orang asli Papua (OAP), dana Otsuus diminta untuk digabungkan dengan dana kampung seperti dulu, belum adanya modal usaha dari dana Otsus yang dirasakan oleh pedagang mama-mama asli Papua, kurangnya perhatian terhadap Sangar Tari Budaya, pembangunan Asrama SMA untuk para siswa/siswi asli Papua di Kampung Warsambin yang bersekolah di Waisai dan pemberian beasiswa bagi para siswa/siswi asli Papua, terutama yang berasal dari Kabupaten Raja Ampat.

Sementara itu, Anggota MRP PBD, Kartini Ekanden Mansmoor menjelaskan bahwa seluruh aspirasi dan pengaduan dari masyarakat telah diterima dan dicatat sebagai bahan masukan untuk ditindaklanjuti sesuai dengan tugas dan wewenang MRP Papua Barat Daya.
“Aspirasi dari bapak/ibu perwakilan masyarakat asli Papua ini telah kami terima dan dihimpun serta dikaji dan akan disampaikan kepada pihak-pihak terkait, terutama pemerintah daerah ditingkat provinsi dan kabupaten, sehingga mendapatkan penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Baca juga: Ketua Pokja Perempuan MRP PBD Lakukan Penyaluran Aspirasi Tentang Otsus di Distrik Manoi Kota Sorong
Kartini berharap, perencanaan, penganggaran dan Otsus di Provinsi Papua Barat Daya dan Kabupaten Raja Ampat bisa dirasakan dan berdampak langsung bagi orng asli Papua yang ada di Distrik Teluk Mayabilit, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya. (*)